ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. M P2A1 POST PARTUM MATURUS DENGAN SEKSIO SESAREA ATAS INDIKASI CEFALO PELVIK DISPROPORTION HARI KE DUA S.D
HARI KE TUJUH DI RUANG AA
RUMAH SAKIT 1313
Dewasa ini keadaan ibu post partum masih sangat memprihatinkan, karena masih tingginya angka kematian. Penyebab langsung diantaranya karena perdarahan, infeksi, pre eklamsi dan eklamsi. Di Indonesia pada tahun 1998 terjadi sekitar 20.000 kematian ibu. Jadi, dalam satu hari diperkirakan terjadi 55 kematian ibu diseluruh Indonesia. Sedangkan menurut hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2004, angka kematian ibu sepanjang tahun 2004 adalah sebanyak 307/100.000 kelahiran hidup. Salah satu penyebab tingginya angka kematian ibu yaitu karena tindakan pembedahan Seksio Sesarea atas indikasi Cefalo Pelvik Disproportion (CPD).(Wiknjosastro 1999).
Seksio sesarea adalah melahirkan janin melalui insisi pada dinding perut atau abdomen. (Cunningham dkk, 1990).
selengkapnya...
HUBUNGAN PENGETAHUAN, KOMUNIKASI INTERPERSONAL, DAN KETERAMPILAN TEKNIK DENGAN PENERAPAN PROSES KEPERAWATAN
DI RSUD 1212
Melakukan tindakan keperawatan atau implementasi harus menggunakan keterampilan tehnik yang bagus. Kepercayaan pasien juga terletak pada bagaimana kemampuan perawat melakukan tindakan-tindakan keperawatan. Keterampilan tehnik yang baik memungkinkan perawat untuk memanipulasi peralatan yang ada dengan terampil sesuai dengan prosedur untuk mencapai tujuan yang diinginkan, meliputi penggunaan alat-alat yang tersedia sesuai dengan kompetensi sehingga menimbulkan stress minimum terhadap klien dan melaksanakan prosedur tindakan dengan benar (Taylor et al, 1993).
Rumah Sakit Umum Daerah Kota Yogyakarta (RSUD Kota Yogyakarta
selengkapnya...
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA TN.A
DENGAN TB PARU PADA TN.A DI RT.07 RW 08 KELURAHAN AAA KECAMATAN BBB WILAYAH KERJA PUSKESMAS CCC KOTA DDD
Tuberkulosis paru (TB paru) adalah penyakit infeksi menular yang menyerang parenkim paru dan di sebabkan oleh mycobacterium tuberculosis (Smeltzer, Suzanne C dan Bare, Brenda G. 2002:584). TB paru ini merupakan penyakit rakyat dan menyerang sebagian besar kelompok usia produktif, kelompok ekonomi lemah dan pendidikan rendah (Depkes RI, 2001).
WHO memperkirakan bahwa Indonesia merupakan negara dengan kasus TB Paru terbesar ke-3 di dunia. Setiap tahunnya diperkirakan terdapat penderita TB Paru menular sebanyak 262.000 orang dari 583.000 penderita baru TB Paru. Sebanyak 140.000 orang diantaranya diperkirakan meninggal. (Profil Kesehatan Indonesia, 2002).
selengkapnya...
Pemahaman Ibu Tentang Pemakaian KB Susuk Di Puskesmas 999
Pembatasan Kelahiran Dalam Rangka Panjang Dapat Menurunkan Angka Kematian Ibu. Seperti Diketahui, Sebab Utama Dari Kematian Ibu Adalah Pendarahan Waktu Melahirkan Dan Calon Pendarahan Utama Adalah Ibu - Ibu Yang Telah Mempunyai 4 Anak Keatas. Pembatasan Kelahiran Akan Menurunkan Insiden Keganasan Serviks Oleh Karena Salah Satu Faktor Timbulnya Keganasan Serviks Yang Merupakan Tumor Ganas Yang Terbanyak Di Indonesia, Adalah Melahirkan Anak Yang Terlalu Banyak (Hatrono, H, 2004 ;11).
Alat Kontrasepsi Bawah Kulit (AKBK) Atau KB Susuk Sejak Tahun 1981 Telah Mulai Diteliti Dan Dikembangkan Di Indonesia. KB Susuk Telah Diuji Coba Klinik Secara Baik, Kemudian Dipakai Sebagai Alat Kontrasepsi Sejak Tahun 1972 Diberbagai Negara Di Indonesia. Sejak Tahun 1981 Cara Ini Telah Dipakai Oleh ± 10.000 Wanita Dan Mulai Dapat Diterima Oleh Masyarakat (Mochtar, R, 1987; 278).
selengkapnya...
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN SUAMI TENTANG ASUHAN KEHAMILAN DENGAN PARTISIPASI SUAMI DALAM ASUHAN KEHAMILAM
Kebanyakan Kematian Maternal Tersebut Sesungguhnya Dapat Dicegah Jika Mereka Mendapat Pertolongan Tenaga Kesehatan. Sayangnya Justru Mereka Terlambat Memperoleh Pertolongan Karena Tidak Mengenali Tanda-Tanda Komplikasi Yang Mengancam Jiwa, Lamban Mengambil Keputusan Mencari Pertolongan, Sangat Jauh Untuk Mendapatkan Perawatan Yang Memadai Atau Sering Disebut 3 Terlambat. Ketidak Tahuan Bahaya Itu Hingga Kini Masih Dialami Oleh Sebagian Besar Para Suami. Tak Berlebihan Jika Ranson Dan Yinger (2002) Dari Population Reference Bureau (Amerika) Dalam Bukunya Making Motherhood Safer. Mengutip Ungkapan Lelaki Indoneia Yang Istrinya Meninggal Saat Melahirkan, Karena Sang Suami Tidak Mengetahui Bahwa Istrinya Dapat Meninggal Karena Melahirkan (BKKBN, 2007).
Untuk Mencegah Hal Tersebut Maka Perlu Disosialisasikan Suami Siaga Untuk Menghindari 3 Terlambat. Keterlambatan Seringkali Berkonstribusi Terhadap Kematian Ibu Ketika Terjadi Komplikasi Kehamilan. Tiga Keterlambatan Yang Berisiko
selengkapnya...